Friday, October 5, 2012

Cakar Ayam


Selaginella doederleinii Hieron
  
Suku   : Selaginellaceae
Nama Simplisia  : Sellaginellae doederleinii Herba  (Herba cakar ayam)

Deskripsi
Tumbuhan paku-pakuan ini tumbuh di tebing, tepi jurang dan tempat-tempat teduh lainnya yang berhawa dingin. Tumbuh tegak, tinggi 15-35 cm, akar keluar pada cabang, batang ada yang berbaring dan ada yang berdiri tegak, bercabang menggarpu. Daunnya kecil-kecil, panjang 4-5 mm, lebar 2 mm, bentuknya jorong, ujung meruncing, pangkal rata, warna permukaan atas hijau tua, permukaan bawah hijau muda. Daun tersusun di kiri kanan batang induk samping pada cabang sehingga menyerupai cakar ayam dengan sisik-sisiknya.

Sifat dan Khasiat
Cakar ayam rasanya manis, hangat, masuk meridian paru, hati, dan lambung. Berkhasiat untuk menghilangkan panas dan lembab, melancarkan aliran darah, antitoksik, antineoplasma, penghenti perdarahan (hemostatis), dan menghilangkan bengkak.

Kandungan Kimia
Tumbuhan ini mengandung alkaloid, phytosterol, dan saponin.

Bagian yang digunakan
Seluruh tanaman (herba) yang telah dikeringkan dapat digunakan.

Indikasi
Cakar ayam berkhasiat untuk mengatasi   :
  • batuk, sakit tenggorokan,
  • infeksi saluran nafas (bronkitis), radang paru (pneumonia), radang akut amandel (tonsilitis akut),
  • hepatitis akut dan kronis, radang kandung empedu (kolesistitis), pengerasan hati (sirosis), perut busung (asites),
  • radang konjungtiva mata (konjungtivitis),
  • infeksi akut saluran kencing,
  • diare, disentri,
  • keputihan (leukorea),
  • tulang patah (fraktur),
  • perdarahan seperti mimisan, batuk darah, muntah darah, berak darah, dan
  • kanker   : koriopitelioma, koriokarsinoma, kanker nasofaring, kanker paru, dan kanker saluran cerna.

Cara pemakaian
Herba kering sebanyak 15-30 g, untuk kanker 50-100 g. Bahan tersebut direbus dalam 5 gelas air dengan api kecil selama 3-4 jam. Setelah dingin, airnya diminum beberapa kali hingga habis dalam sehari.
Untuk pemakaian luar, herba segar dihaluskan, lalu di oleskan ke tempat yang sakit. Dipakai untuk pengobatan rematik, koreng, patah tulang, dan luka berdarah.

Efek Farmakologis dan hasil penelitian
Pemakaian tumbuhan ini akan menghambat sarkoma 180 dan kanker serviks 14 pada tikus dan sel L16 yang di isolasi dari kanker hati manusia; merangsang fungsi adrenokortikal tikus; juga merangsang metabolisme dan fungsi retikuloendotelial.

Catatan
Sudah dibuat larutan infus, tablet, dan obat suntik, dijual dengan nama Decancerlin.

No comments:

Post a Comment